PKS Kota Solo - Ahad, 4 Juni 2017 pekan pertama bulan Juni 2017, Pos Wanita Keadilan Joyotakan kembali mengadakan Kajian Keislaman. PWK Joyotakan  memang telah lama rutin mengadakan Kajian Keislaman tiap Ahad pekan pertama pada tiap bulan. Namun acara kajian kali ini, yang diadakan di rumah Bu Jayatun RT 2 RW III agak spesial, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga kajian diselenggarakan, sekaligus dengan acara buka puasa bersama. Diundang sebagai pembicara dalam acara kajian tersebut adalah Ustadz Bambang Sudarsono. Acara diawali dengan pembukaan, tilawah Al Qur'an, kemudian acara inti, yaitu materi Kajian Keislaman. Menjelang berbuka, Ustadz Bambang mengajak para peserta untuk berdzikir dan berdo'a bersama. Saat adzan maghrib berkumandang, para peserta segera membatalkan puasa mereka dengan segelas teh hangat yang telah disiapkan. Nasi kotak pun telah tersaji, namun kebanyakan peserta lebih memilih membawa pulang nasi kotak tersebut. Sebelum diakhiri, acara kajian  ditutup oleh pembawa acara seraya mengumumkan rencana pertemuan PWK bulan depan. Bulan depan, PWK Joyotakan rencananya akan diadakan di rumah Bu Reni RW V. 
PWK Joyotakan adalah salah satu PWK di Kecamatan Serengan yang terkenal cukup solid dan produktif. Terbukti dengan tingkat kehadiran peserta yang lumayan banyak ( +/- 100 peserta) tiap kali diadakan kajian. Para peserta berasal dari seluruh RW yang ada di Joyotakan. Pada hari ini pun, terlihat ibu Madyo ( 87 th) yang turut menghadiri acara kajian PWK Joyotakan. Beliau rela berjalan dari rumahnya, di RW I menuju ke RW III tempat diadakannya kajian PWK. Padahal jarak yang ditempuh cukup jauh, karena RW I di ujung utara Joyotakan, sedangkan RW III di ujung selatan Joyotakan. Bu Narsi, Bu Sri, Bu Miyati dan beberapa ibu-ibu lainnya juga rela berjalan dari RW V menuju RW III. Meskipun usia mereka sedikit lebih muda daripada Bu Madyo, namun rela berjalan kaki dari ujung barat Joyotakan menuju ujung timur Joyotakan hanya demi menghadiri kajian adalah suatu kesungguhan yang patut mendapatkan acungan jempol.

 

Go to top