PKS Kota Solo - Meski alokasi dana pembangunan Pasar Klewer sisi timur sudah turun dari pusat sebesar Rp 48 miliar, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ragu untuk memulai pembangunannya.

Pasalnya, pembangunan Pasar Klewer timur membutuhkan waktu pengerjaan sekitar tujuh bulan, sedangkan waktu efektif tersisa tahun ini hanya sekitar tiga bulan saja.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Surakarta, Sugeng Riyanto mengatakan, menyelesaikan pembangunan Pasar Klewer sisi timur dengan dana Rp 48 miliar dalam waktu tiga bulan saja merupakan hal yang mustahil.

“Sangat mustahil diselesaikan dalam waktu tiga bulan, karena untuk sosialisasi saja membutuhkan waktu. Perpindahan pedagang juga memerlukan waktu, jadi sudah tidak mungkin dapat selesai dalam waktu tiga bulan,” urainya di Rapat Koordinasi pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) bersama dengan Komisi III DPRD Surakarta, Selasa (12/9/2017).

Terkait hal itu, Sugeng mengimbau agar pembangunan Pasar Klewer sisi timur dimulai tahun 2018 menggunakan APBD murni.

“Kalau menginginkan hasil pembangunan dengan kualitas yang baik, sebaiknya dimulai tahun depan dengan anggaran dari APBD murni. Apalagi berdasarkan kualitas bangunan akan lebih baik jika proses pembangunannya tidak putus. Sebenarnya ini sulit ya, karena mau maju, pekerjaannya tidak akan sempurna. Di sisi lain, tidak boleh mundur,” tuturnya.

Sumber : Joglosemar

Go to top